• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Skandal Polymarket! Prajurit Amerika Didakwa Insider Trading
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Skandal Polymarket! Prajurit Amerika Didakwa Insider Trading
Berita Pasar

Skandal Polymarket! Prajurit Amerika Didakwa Insider Trading

Laila
Last updated: April 27, 2026 8:35 am
Laila
Published: April 27, 2026
Share
Skandal Polymarket! Prajurit Amerika Didakwa Insider Trading

Skandal polymarket prajurit amerika didakwa insider trading — Capitalindo – Seorang tentara Angkatan Darat Amerika Serikat didakwa menggunakan informasi rahasia pemerintah untuk meraih keuntungan besar lewat taruhan di platform prediction market Polymarket.

Contents
  • However, karena posisinya dalam perencanaan
  • Nevertheless, total taruhan yang dipasang
  • In fact, pihak berwenang menyebut
  • Consequently, menurutnya, siapa pun yang

Furthermore, menurut dakwaan yang dibuka oleh US Attorney’s Office for the Southern District of New York. Prajurit bernama Gannon Ken Van Dyke dituduh memanfaatkan informasi operasi militer rahasia terkait Venezuela untuk memasang taruhan bernilai ratusan ribu dolar.

Moreover, jaksa menyebut Van Dyke terlibat dalam operasi militer bernama “Operation Absolute Resolve”. Misi yang berkaitan dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

However, karena posisinya dalam perencanaan

However, karena posisinya dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi tersebut, Van Dyke disebut memiliki akses ke informasi nonpublik yang sangat sensitif.

Meski telah menandatangani perjanjian kerahasiaan, ia diduga menggunakan informasi itu untuk keuntungan pribadi lewat kontrak taruhan di Polymarket.

Additionally, dalam dakwaan disebutkan bahwa antara akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Van Dyke membuat akun Polymarket dan memasang sekitar 13 taruhan terkait Venezuela.

In addition, semua posisinya berada di sisi “YES”, termasuk kontrak seperti:

  • Apakah pasukan AS akan berada di Venezuela sebelum 31 Januari 2026
  • Apakah Nicolás Maduro akan lengser
  • Apakah AS akan menginvasi Venezuela
  • Apakah Donald Trump akan menggunakan kekuatan perang terhadap Venezuela

Nevertheless, total taruhan yang dipasang

Nevertheless, total taruhan yang dipasang mencapai sekitar US$ 33 ribu.

Baca Juga: Supply Ethereum Mulai Menipis, Harga ETH Terancam Melonjak

Therefore, tak lama kemudian, pasukan khusus AS berhasil menangkap Maduro dan istrinya di Caracas pada 3 Januari 2026. Sebelum Presiden Donald Trump mengumumkan operasi tersebut secara publik.

As a result, setelah hasil kontrak diputuskan Polymarket, Van Dyke diduga mengantongi keuntungan sekitar US$ 409 ribu atau lebih dari Rp6,6 miliar.

In fact, pihak berwenang menyebut

In fact, pihak berwenang menyebut Van Dyke sempat mencoba menyembunyikan keterlibatannya ketika aktivitas trading mencurigakan mulai dibahas media dan komunitas online.

Ia diduga:

  • Meminta penghapusan akun Polymarket dengan alasan palsu.
  • Mengubah email akun exchange kripto.
  • Memindahkan dana vault kripto luar negeri.
  • Membuka akun brokerage baru untuk memindahkan hasil profit.

Kini ia menghadapi sejumlah dakwaan berat, termasuk fraud, pencurian informasi pemerintah nonpublik, hingga transaksi keuangan ilegal.

Meanwhile, direktur FBI Kash Patel mengatakan kasus ini menjadi pesan bahwa tidak ada pemegang akses rahasia yang kebal hukum.

Consequently, menurutnya, siapa pun yang

Consequently, menurutnya, siapa pun yang mencoba memanfaatkan akses dan informasi negara demi keuntungan pribadi akan ditindak tegas.

On the other hand, kasus Van Dyke menambah daftar kontroversi seputar prediction market seperti Polymarket dan Kalshi.

Sebelumnya, Kalshi juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah kandidat politik AS karena terbukti bertaruh pada hasil pemilu mereka sendiri.

Pasar Kripto Waspada Karena Krisis Asia Barat
Tether Selamatkan Drift Protocol dengan Suntikan Dana $150 Juta Usai Diretas $280 Juta
Free Float 15% & 27 Klasifikasi Investor Mengubah Permainan
Ethereum Economic Zone (EEZ): Solusi Fragmentasi Likuiditas yang Bisa Satukan Banyak Blockchain
Minyak Mentah Ter-tokenisasi: Menyongsong Pilot Blockchain LITRO Menuju Peluncuran 2027
TAGGED:MarketPolymarketPrajuritSkandalTrading

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Peneliti Menangkan Hadiah 1 Bitcoin Usai Lakukan Serangan Kuantum Terbesar pada Teknologi Kriptografi
Next Article Michael Saylor Beri Sinyal Pembelian BTC Baru, Strategy Kejar Target 1 Juta Bitcoin

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Benarkan Kripto Kini Jadi Mesin Uang Terbesar Donald Trump?
Benarkan Kripto Kini Jadi Mesin Uang Terbesar Donald Trump?
Polymarket Gandeng Chainalysis untuk Deteksi Insider Trading di Pasar Prediksi
Visa Perluas Pilot Stablecoin ke Polygon dan Base, Volume Settlement Tembus $7 Miliar

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)

Partnership With

capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?