Komunitas Ethereum kembali dikejutkan oleh kabar kepergian salah satu tokoh kuncinya. Josh Stark, peneliti dan manajer proyek senior di Ethereum Foundation, resmi mengumumkan pengunduran dirinya. Keputusan ini menjadi salah satu momen paling berpengaruh dalam dinamika internal organisasi nirlaba tersebut.
Lima Tahun Berdedikasi, Kini Saatnya Beristirahat
Josh Stark mengumumkan pada hari Kamis bahwa ia meninggalkan Ethereum Foundation setelah lima tahun bergabung. Cointelegraph Stark adalah salah satu figur penting di organisasi tersebut. Bahkan, ia termasuk dalam empat orang yang tercantum sebagai “Manajemen” dalam bagan organisasi resmi Ethereum Foundation. Cointelegraph
Menariknya, Stark tidak memberikan alasan spesifik atas keputusannya ini. Dalam unggahannya di platform X, ia menyatakan tidak memiliki rencana ke depan dan akan meluangkan waktu pribadi untuk fokus pada keluarga dan teman-teman. Cointelegraph

Meski begitu, ia meninggalkan pesan yang penuh makna bagi seluruh komunitas Ethereum. Stark mengingatkan bahwa ekosistem Ethereum telah berulang kali membuktikan hal-hal yang dianggap mustahil oleh dunia — mulai dari peluncuran jaringan itu sendiri, keberhasilan DeFi, hingga transisi ke sistem Proof of Stake.
Kepergian Paling Menonjol Sejak Restrukturisasi 2025
Kepergian Stark bukan sekadar pergantian staf biasa. Sebaliknya, ini adalah eksodus paling menonjol dari Ethereum Foundation dalam beberapa waktu terakhir.
Kepergian Stark merupakan exit paling tinggi profilnya dari organisasi sejak Vitalik Buterin mengumumkan perombakan besar kepemimpinan dan arah baru Ethereum Foundation pada 2025. Cointelegraph Selain itu, hanya sehari sebelum pengumuman Stark, kontributor lain bernama Trent Van Epps juga mengumumkan bahwa ia telah mengundurkan diri pekan sebelumnya.
Artinya, dalam waktu singkat, Ethereum Foundation kehilangan dua kontributor sekaligus. Hal ini tentu memunculkan pertanyaan tentang kondisi internal organisasi tersebut.
Flashback: Guncangan Besar di Ethereum Foundation Tahun 2025
Untuk memahami konteks kepergian Stark, perlu melihat kembali apa yang terjadi pada awal 2025. Saat itu, Ethereum Foundation mengalami perombakan besar-besaran.
Pada Januari 2025, Vitalik Buterin mengumumkan perubahan menyeluruh sebagai respons atas kritik yang berkembang dari komunitas Ethereum terkait arah jangka panjang ekosistem. Cointelegraph Ada beberapa tujuan utama yang ia canangkan saat itu.
Pertama, mendatangkan talenta-talenta segar ke dalam organisasi. Kedua, mendorong desentralisasi yang lebih besar. Ketiga, mengembangkan protokol untuk kecepatan transaksi yang lebih tinggi.
Namun, Buterin juga menetapkan batasan tegas. Ethereum Foundation yang diperbarui tidak akan terlibat dalam perselisihan ideologis, melobi pembuat undang-undang AS, atau mewakili “kepentingan yang sudah mapan”. Cointelegraph Bagi mereka yang menginginkan visi berbeda, Buterin mempersilakan mereka untuk mendirikan organisasi sendiri.
Kepemimpinan Baru yang Kini Kembali Bergolak
Sebagai hasil dari reformasi 2025, Ethereum Foundation memperkenalkan struktur kepemimpinan baru. Pada Maret 2025, Ethereum Foundation secara resmi mengumumkan Hsiao-Wei Wang dan Tomasz Stańczak sebagai co-direktur organisasi. Cointelegraph Wang adalah peneliti senior Ethereum Foundation, sementara Stańczak merupakan CEO Nethermind, klien eksekusi Ethereum.
Namun, perubahan itu pun tidak bertahan lama. Stańczak mengundurkan diri dari jabatannya pada Februari 2026, sementara Wang masih bertahan sebagai anggota dewan manajemen Ethereum Foundation. Cointelegraph
Dengan kepergian Stark, posisi manajemen Ethereum Foundation kini semakin tipis. Ketidakstabilan ini tentu menjadi perhatian serius bagi komunitas yang menggantungkan harapan pada konsistensi kepemimpinan organisasi tersebut.
Apa Artinya Bagi Masa Depan Ethereum?
Kepergian tokoh-tokoh kunci ini memunculkan berbagai spekulasi. Sebagian komunitas khawatir dengan arah Ethereum ke depan. Sebaliknya, sebagian lain melihat ini sebagai proses regenerasi yang alami.
Yang pasti, Ethereum Foundation masih memiliki misi besar di depannya. Mulai dari pengembangan skalabilitas jaringan, peningkatan kecepatan transaksi, hingga menjaga kepercayaan komunitas global yang sudah dibangun selama bertahun-tahun.
Oleh karena itu, siapa pun yang mengisi posisi yang ditinggalkan Stark akan mewarisi tanggung jawab yang tidak kecil. Komunitas Ethereum kini menanti dengan penuh perhatian — langkah apa yang akan diambil oleh Ethereum Foundation selanjutnya.


