• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Ripple Siapkan XRP Hadapi Ancaman Quantum Computer
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Ripple Siapkan XRP Hadapi Ancaman Quantum Computer
Aset Digital

Ripple Siapkan XRP Hadapi Ancaman Quantum Computer

Queen
Last updated: April 27, 2026 8:40 am
Queen
Published: April 27, 2026
Share

Ripple resmi merilis roadmap empat fase terbaru. Tujuannya adalah membuat XRP Ledger tahan quantum dari ancaman komputasi masa depan. Selanjutnya, langkah strategis ini diumumkan pada 20 April melalui RippleX. Hal ini merespons kekhawatiran industri kripto secara global. Mereka cemas komputer kuantum dapat memecahkan sistem kriptografi blockchain di masa depan.

Contents
  • Target Utama: Membangun XRP Ledger Tahan Quantum pada 2028
  • Keunggulan XRPL Dibandingkan Bitcoin dan Ethereum
    • Kerja Sama Taktis dengan Project Eleven
  • Ancaman Kuantum Menjadi Fokus Baru Industri

Senior Director of Engineering RippleX, Ayo Akinyele, memberikan tanggapannya. Ia menegaskan bahwa ancaman kuantum kini bukan sekadar teori belaka. Oleh karena itu, waktu persiapan menjadi faktor yang sangat krusial. Pasalnya, teknologi kuantum berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan awal para ahli.

Target Utama: Membangun XRP Ledger Tahan Quantum pada 2028

Roadmap Ripple ini dibangun berdasarkan riset mendalam dari Google Quantum AI. Riset tersebut memprediksi kekuatan 500 ribu physical qubits. Suatu hari nanti, teknologi canggih ini diprediksi bisa memecahkan elliptic curve cryptography. Padahal, sistem keamanan ini masih digunakan oleh mayoritas blockchain dan wallet kripto saat ini.

Untuk mengatasi ancaman tersebut, Ripple membagi transisi ke dalam empat fase utama hingga tahun 2028:

  • Fase Pertama: Fokus pada protokol darurat bernama ‘Quantum-Day’. Jaringan dapat langsung memblokir signature lama jika ancaman kuantum muncul lebih cepat.

  • Fase Kedua: Tahap ini sudah berjalan sejak awal tahun 2026. Tim Ripple mulai menguji algoritma post-quantum berstandar NIST. Tujuannya, untuk melihat dampaknya terhadap performa jaringan secara menyeluruh. Hal ini mencakup ukuran signature, kebutuhan bandwidth, storage, hingga throughput jaringan.

Selain itu, Ripple mengungkap sebuah pencapaian baru yang menjanjikan. Engineer XRPL, Denis Angell, sukses menerapkan signature quantum-safe ML-DSA di jaringan AlphaNet.

Keunggulan XRPL Dibandingkan Bitcoin dan Ethereum

Ripple menilai jaringan mereka memiliki banyak keunggulan struktural. Keunggulan ini sangat berguna dalam proses migrasi post-quantum dibandingkan blockchain besar lainnya.

Pertama, XRPL memiliki fitur native key rotation bawaan. Fitur ini memungkinkan pengguna mengganti cryptographic key dengan mudah. Mereka sama sekali tidak perlu memindahkan aset atau membuat alamat wallet baru.

Sebaliknya, Ethereum belum memiliki sistem serupa di level protokol mereka. Akibatnya, proses migrasi quantum-safe di Ethereum berpotensi jauh lebih rumit. Pengguna terpaksa harus memindahkan aset ke akun baru secara manual.

Lebih lanjut, XRPL juga mendukung deterministic seed-based key generation. Fitur ini membuat upgrade kriptografi berjalan lebih terkoordinasi di seluruh jaringan. Dengan demikian, target ekosistem XRP Ledger tahan quantum bisa dicapai dengan lebih efisien.

Kerja Sama Taktis dengan Project Eleven

Sebagai langkah nyata, Ripple juga bekerja sama dengan Project Eleven di fase pengembangan. Perusahaan riset keamanan kuantum ini dinilai memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Mereka baru saja berhasil mengumpulkan pendanaan Seri A sebesar US$ 20 juta pada Januari 2026 lalu.

Selanjutnya, kolaborasi strategis ini akan mencakup beberapa hal penting. Mulai dari proses pengujian validator, benchmarking developer, hingga pembuatan prototipe wallet quantum-resistant.

Ancaman Kuantum Menjadi Fokus Baru Industri

Langkah taktis Ripple ini muncul di waktu yang sangat tepat. Saat ini, perhatian industri kripto terhadap ancaman quantum computing terus meningkat pesat.

Sebelumnya, bursa kripto terkemuka seperti Coinbase juga merilis peringatan khusus. Laporan resmi mereka menyebutkan bahwa migrasi post-quantum membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan.

Sementara itu, komunitas developer Bitcoin masih terpecah soal metode upgrade. Di sisi lain, Ethereum baru menetapkan target roadmap quantum-resistant mereka untuk tahun 2029 mendatang.

Sebagai dampaknya, harga koin XRP sempat melonjak naik sekitar 5 persen pasca pengumuman roadmap ini. Harga aset kripto tersebut kemudian kembali stabil. Terakhir, momentum positif ini bertepatan dengan kabar baik dari platform SoFi. Mereka kini mulai membuka kembali layanan deposit XRP untuk para pengguna ritel.

Baca Juga: Rekomendasi Saham Dividen Jelang Cum Date April 2026

OJK Gandeng MUI Siapkan Regulasi Crypto Syariah Tahun Ini
Iran Gunakan Bitcoin untuk Bayar Tol Kapal Tanker di Selat Hormuz
Rekomendasi Saham Dividen Jelang Cum Date April 2026
Bitcoin Bertahan di $71.000 Meski Trump Peringatkan Serangan ke Fasilitas Minyak Iran
85 Persen Dana Baru Masuk ke Bitcoin, ETH Kalah Telak?
TAGGED:ancamanBitcoinEthereumQuantum AIQuantum Computerquantum-resistantripplexrpxrpl

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Michael Saylor Beri Sinyal Pembelian BTC Baru, Strategy Kejar Target 1 Juta Bitcoin
Next Article 85 Persen Dana Baru Masuk ke Bitcoin, ETH Kalah Telak? 85 Persen Dana Baru Masuk ke Bitcoin, ETH Kalah Telak?

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Benarkan Kripto Kini Jadi Mesin Uang Terbesar Donald Trump?
Benarkan Kripto Kini Jadi Mesin Uang Terbesar Donald Trump?
Polymarket Gandeng Chainalysis untuk Deteksi Insider Trading di Pasar Prediksi
Visa Perluas Pilot Stablecoin ke Polygon dan Base, Volume Settlement Tembus $7 Miliar

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)

Partnership With

capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?