Bitcoin Mendekati Level $70.000 Setelah Reli Tajam
capitalindo – Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian pasar kripto pada Kamis, 20 Agustus 2026. Bitcoin bergerak sangat kuat setelah sehari sebelumnya mengalami lonjakan tajam dan mendekati level psikologis $70.000.
- Mengapa Harga Bitcoin Naik Hari Ini?
- Bitcoin Naik Lebih dari 7 Persen dalam Sehari
- Short Squeeze Ikut Memperkuat Kenaikan Bitcoin
- Level $70.000 Menjadi Batas Penting Bitcoin
- Investor Kembali Memperhatikan Bitcoin
- Apakah Bitcoin Bisa Terus Naik Setelah $70.000?
- Bitcoin Tembus $70.000 Jadi Sinyal Penting bagi Pasar Kripto
Data pasar menunjukkan Bitcoin sempat bergerak di area sekitar $69.700, hanya berjarak tipis dari level $70.000. Di sejumlah pasar, harga bahkan mendekati $69.900, sehingga target $70.000 kembali menjadi perhatian utama para trader.
Kenaikan tersebut menjadi perhatian karena Bitcoin sebelumnya bergerak dalam tekanan selama beberapa waktu. Pada pertengahan Agustus, harga BTC masih berada di kisaran $62.000–$64.000. Artinya, reli menuju $70.000 mencerminkan perubahan sentimen yang cukup cepat di pasar.
Lonjakan Bitcoin juga tidak terjadi sendirian. Aset kripto besar lain ikut menguat, termasuk Ethereum yang kembali menembus level $2.000. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap aset berisiko mulai meningkat setelah pasar menghadapi tekanan dalam beberapa pekan terakhir.
Mengapa Harga Bitcoin Naik Hari Ini?

Salah satu pemicu utama reli Bitcoin berkaitan dengan perkembangan di pasar keuangan Amerika Serikat. Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana memperbesar pembelian kembali surat utang pemerintah berjangka panjang.
Program pembelian kembali tersebut sebelumnya bernilai sekitar $2 miliar, kemudian meningkat menjadi $4 miliar. Kebijakan itu membantu meredakan sebagian tekanan di pasar obligasi dan turut memperbaiki sentimen investor terhadap aset berisiko.
Ketika tekanan di pasar obligasi mereda, investor kembali memiliki ruang untuk mengambil risiko. Bitcoin kemudian ikut memperoleh momentum karena sebagian pelaku pasar melihat kondisi likuiditas dan sentimen pasar yang lebih positif.
Selain itu, pelemahan tekanan terhadap dolar AS juga dapat memberikan dukungan terhadap aset seperti Bitcoin. Investor biasanya memperhatikan pergerakan dolar, imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta ekspektasi kebijakan moneter ketika menentukan posisi di aset berisiko.
Bitcoin Naik Lebih dari 7 Persen dalam Sehari
Pergerakan Bitcoin kali ini tergolong agresif. Pada 19 Agustus, BTC sempat bergerak dari sekitar $64.000 dan kemudian melesat hingga mendekati $70.000.
Salah satu laporan pasar mencatat Bitcoin mengalami kenaikan sekitar 7 persen, dengan harga mencapai sekitar $69.300. Kenaikan tersebut menjadi salah satu pergerakan harian terbesar Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir.
Sumber lain mencatat harga Bitcoin sempat mencapai sekitar $69.749 pada 20 Agustus. Pergerakan tersebut menandai berakhirnya periode konsolidasi yang berlangsung selama beberapa pekan sekaligus membawa BTC semakin dekat dengan level $70.000.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembeli mulai kembali agresif. Namun, kenaikan cepat juga membuat pasar perlu berhati-hati karena Bitcoin terkenal memiliki volatilitas tinggi.
Short Squeeze Ikut Memperkuat Kenaikan Bitcoin
Faktor lain yang turut mempercepat kenaikan Bitcoin adalah likuidasi posisi short.
Ketika banyak trader mengambil posisi short dengan harapan harga Bitcoin turun, kenaikan mendadak justru membuat posisi tersebut mengalami kerugian. Platform perdagangan kemudian dapat melikuidasi posisi yang tidak lagi memenuhi persyaratan margin.
Situasi ini menciptakan tekanan beli tambahan. Trader yang sebelumnya bertaruh pada penurunan Bitcoin terpaksa membeli BTC untuk menutup posisi mereka. Proses tersebut dapat mempercepat kenaikan harga dan menciptakan efek berantai.
MarketWatch melaporkan bahwa lonjakan Bitcoin di atas $69.000 pada 19 Agustus memicu likuidasi posisi short dalam jumlah besar, dengan nilai lebih dari $1 miliar dalam waktu sekitar satu jam.
Fenomena ini penting karena kenaikan Bitcoin tidak hanya berasal dari investor baru. Sebagian momentum juga muncul karena posisi bearish yang terpaksa ditutup.
Level $70.000 Menjadi Batas Penting Bitcoin
Kini perhatian pasar tertuju pada level $70.000.
Angka tersebut memiliki arti penting secara psikologis karena merupakan level bulat yang mudah menjadi acuan trader. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas $70.000, pasar dapat melihatnya sebagai sinyal bahwa momentum bullish masih kuat.
Sebaliknya, apabila Bitcoin gagal melewati level tersebut, sebagian trader dapat mengambil keuntungan setelah reli tajam. Kondisi itu berpotensi membuat harga kembali mengalami koreksi.
Analisis teknikal dari pasar menunjukkan area sekitar $70.000 menjadi resistance penting. Salah satu proyeksi berdasarkan pola pergerakan harga menempatkan target berikutnya di sekitar $71.300, sementara rata-rata pergerakan eksponensial 200 hari berada di sekitar $71.500.
Karena itu, pergerakan Bitcoin setelah menyentuh $70.000 akan menjadi perhatian besar. Pasar perlu melihat apakah pembeli mampu mempertahankan harga di atas level tersebut atau justru menghadapi aksi ambil untung.
Investor Kembali Memperhatikan Bitcoin
Reli terbaru memberikan angin segar bagi investor Bitcoin setelah harga mengalami tekanan cukup besar dibandingkan level tertingginya pada 2025.
Bitcoin sebelumnya pernah mencapai lebih dari $126.000 pada Oktober 2025. Jika dibandingkan dengan level tersebut, harga di sekitar $70.000 masih menunjukkan penurunan yang sangat besar. Namun, kenaikan terbaru memberikan indikasi bahwa sebagian investor mulai kembali melihat peluang pemulihan.
Kondisi makroekonomi juga tetap menjadi faktor penting. Investor akan terus memperhatikan kebijakan bank sentral AS, imbal hasil Treasury, kondisi dolar, arus dana institusional, serta perkembangan regulasi aset kripto.
Dengan demikian, kenaikan Bitcoin hari ini tidak bisa dilihat hanya dari grafik harga. Pergerakan BTC juga berkaitan erat dengan kondisi pasar keuangan global.
Apakah Bitcoin Bisa Terus Naik Setelah $70.000?
Pertanyaan terbesar bagi pasar saat ini adalah apakah Bitcoin mampu melanjutkan kenaikannya setelah menembus $70.000.
Secara teknikal, keberhasilan menembus resistance tersebut dapat membuka peluang menuju area harga yang lebih tinggi. Namun, Bitcoin juga dapat mengalami koreksi setelah kenaikan yang sangat cepat.
Trader biasanya akan memperhatikan volume perdagangan, kekuatan pembelian, arus dana ke produk investasi Bitcoin, serta respons pasar ketika BTC berada di atas $70.000.
Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, kepercayaan pasar berpotensi meningkat. Sebaliknya, penolakan kuat di sekitar $70.000 dapat memicu aksi ambil untung.
Karena itu, investor sebaiknya tidak menganggap kenaikan satu hari sebagai jaminan bahwa Bitcoin akan terus naik. Pasar kripto tetap memiliki risiko tinggi dan pergerakannya dapat berubah dalam waktu singkat.
Bitcoin Tembus $70.000 Jadi Sinyal Penting bagi Pasar Kripto
Kenaikan Bitcoin menuju $70.000 hari ini menjadi salah satu perkembangan paling menarik di pasar kripto Agustus 2026. Reli tersebut didukung oleh membaiknya sentimen pasar, kebijakan pembelian kembali surat utang AS, serta gelombang likuidasi posisi short yang memperbesar tekanan beli.
Level $70.000 kini menjadi titik penting yang akan menentukan arah Bitcoin dalam jangka pendek. Jika BTC mampu melewati resistance tersebut dan bertahan di atasnya, peluang melanjutkan reli akan semakin terbuka.
Namun, volatilitas tetap menjadi karakter utama Bitcoin. Investor perlu mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan, terutama setelah harga mengalami kenaikan tajam dalam waktu singkat.
Untuk saat ini, pasar masih menunggu satu hal utama: apakah Bitcoin benar-benar mampu menjadikan $70.000 sebagai pijakan baru atau justru kembali terkoreksi setelah reli besar?


