• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Bitcoin Tembus US$75.000, Pasar Kripto Memanas
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Bitcoin Tembus US$75.000, Pasar Kripto Memanas
Data & InsightEkonomi Modern

Bitcoin Tembus US$75.000, Pasar Kripto Memanas

MadelineLaine
Last updated: August 21, 2026 2:18 pm
MadelineLaine
Published: August 21, 2026
Share

Bitcoin kembali mencuri perhatian setelah menembus level tertinggi sejak akhir Mei, sementara miliaran dolar posisi short tersapu dan investor institusi kembali mengalirkan dana ke ETF kripto.

capitalindo – Pasar aset digital kembali bergerak agresif. Bitcoin tembus US$75.000 pada perdagangan terbaru 21 Agustus 2026, sekaligus mencapai level tertinggi sejak akhir Mei.

Contents
  • Bitcoin Tembus US$75.000 Setelah Lama Bergerak Sempit
  • Sekitar US$3 Miliar Posisi Short Tersapu
  • Dana ETF Bitcoin Kembali Mengalir Deras
  • Pasar Obligasi AS Ikut Menggerakkan Bitcoin
  • Bitcoin Kembali Masuk Narasi “Debasement Trade”
  • Regulasi Kripto AS Ikut Menjadi Perhatian
  • Ethereum dan XRP Ikut Terbang
  • Saham Perusahaan Kripto Juga Menguat
  • Apakah Reli Bitcoin Masih Bisa Berlanjut?
  • Bitcoin Tembus US$75.000, Pasar Masuk Fase Baru?

Pergerakan tersebut bukan kenaikan kecil. Bitcoin sempat diperdagangkan di sekitar US$75.400–US$75.500, dengan kenaikan sekitar 8 persen dalam 24 jam. Dalam periode mingguan, aset kripto terbesar dunia itu bahkan mencatat kenaikan sekitar 19 persen.

Reli Bitcoin turut mendorong aset digital lain. Ether naik ke kisaran US$2.370, sementara XRP menjadi salah satu aset utama dengan kenaikan paling mencolok.

Namun, cerita di balik kenaikan Bitcoin kali ini lebih menarik daripada sekadar angka hijau di layar perdagangan.

Pasar mengalami kombinasi antara pembelian investor, likuidasi besar-besaran terhadap trader yang bertaruh harga akan turun, arus masuk ETF Bitcoin, perubahan kondisi pasar obligasi Amerika Serikat, dan optimisme terhadap regulasi aset digital.

Bitcoin Tembus US$75.000 Setelah Lama Bergerak Sempit

Sebelum reli terbaru, Bitcoin sempat menghabiskan beberapa pekan dalam rentang perdagangan yang relatif sempit.

CoinDesk mencatat Bitcoin bertahan di kisaran sekitar US$62.000 hingga US$66.900 sejak awal Juli. Volatilitas yang rendah membuat banyak trader mulai mengambil posisi dengan asumsi harga akan kembali turun setiap kali mendekati batas atas rentang tersebut.

Strategi itu kemudian berubah menjadi masalah besar.

Ketika Bitcoin berhasil melewati area resistance, trader yang memasang posisi short mulai mengalami kerugian. Beberapa platform secara otomatis menutup posisi mereka karena nilai jaminan tidak lagi mencukupi.

Penutupan paksa tersebut justru menciptakan pembelian tambahan.

Dalam pasar derivatif, mekanisme ini dapat memicu short squeeze. Trader yang sebelumnya bertaruh harga turun terpaksa membeli kembali aset untuk menutup posisi, sehingga tekanan beli semakin besar.

Hasilnya terlihat dramatis.

Bitcoin bergerak cepat melewati US$70.000, kemudian US$71.000, US$72.000, hingga akhirnya menembus US$75.000.

Sekitar US$3 Miliar Posisi Short Tersapu

Salah satu angka terbesar dari reli terbaru datang dari pasar derivatif.

Sekitar US$3 miliar posisi short terlikuidasi dalam periode 24 jam, sedangkan likuidasi posisi long berada jauh lebih rendah, sekitar US$263 juta.

Bitcoin sendiri menyumbang sekitar US$1,67 miliar dari total likuidasi tersebut, sedangkan Ether mencatat sekitar US$1,14 miliar. Bahkan lebih dari US$1 miliar posisi short menghilang hanya dalam satu jam ketika pasar bergerak sangat cepat.

Data tersebut menunjukkan betapa agresifnya perubahan sentimen pasar.

Trader yang sebelumnya yakin Bitcoin kesulitan melewati resistance justru menjadi salah satu bahan bakar utama reli.

Fenomena semacam ini juga menjelaskan mengapa harga aset kripto terkadang dapat bergerak begitu cepat tanpa perubahan fundamental yang sebanding dalam hitungan menit.

Semakin banyak posisi leverage yang terkumpul pada satu arah, semakin besar potensi pergerakan ketika pasar bergerak ke arah sebaliknya.

Dana ETF Bitcoin Kembali Mengalir Deras

Jika reli hanya terjadi karena short squeeze, kenaikannya mungkin lebih mudah kehilangan tenaga.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan adanya permintaan dari jalur lain.

ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk sekitar US$606 juta pada 20 Agustus, naik dari sekitar US$517 juta sehari sebelumnya.

ETF Ether juga mendapatkan sekitar US$221 juta. Secara keseluruhan, arus dana menuju ETF Bitcoin dan Ether mendekati US$800 juta dalam satu hari.

Data tersebut menjadi penting karena ETF menjadi salah satu pintu utama bagi investor institusi untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital tanpa harus memegang kripto secara langsung.

Dengan demikian, reli terbaru tidak sepenuhnya berasal dari trader spekulatif yang menutup posisi short.

Ada indikasi bahwa investor melalui produk investasi terstruktur juga kembali menambah eksposur.

CoinDesk mencatat arus masuk yang meningkat selama dua hari berturut-turut memberikan sinyal bahwa permintaan institusional ikut mendukung breakout Bitcoin.

Pasar Obligasi AS Ikut Menggerakkan Bitcoin

Faktor lain justru datang dari pasar yang terlihat jauh dari dunia kripto: obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana meningkatkan pembelian kembali atau buyback obligasi berjangka panjang.

Pemerintah AS menggandakan ukuran pembelian kembali obligasi tenor 10 hingga 30 tahun menjadi sedikitnya US$4 miliar per operasi dalam upaya menstabilkan pasar setelah yield obligasi jangka panjang melonjak.

Mengapa hal tersebut berpengaruh terhadap Bitcoin?

Yield obligasi yang tinggi membuat instrumen investasi aman semakin menarik. Investor bisa mendapatkan imbal hasil lebih besar tanpa harus mengambil risiko seperti pada saham atau kripto.

Ketika tekanan yield berkurang, aset berisiko mendapat ruang untuk kembali bergerak.

Reuters mencatat pengumuman Treasury ikut memberikan sentimen positif kepada aset kripto dan membantu memicu pergerakan Bitcoin melewati US$70.000.

Bitcoin Kembali Masuk Narasi “Debasement Trade”

Ada faktor lain yang membuat perkembangan ekonomi AS semakin relevan bagi Bitcoin.

Sebagian investor mulai memperhatikan kembali konsep debasement trade.

Istilah tersebut menggambarkan strategi ketika investor mencari aset alternatif karena khawatir nilai mata uang konvensional melemah akibat persoalan fiskal, utang, inflasi, atau kebijakan moneter.

Reuters melaporkan bahwa kekhawatiran terhadap defisit fiskal AS sempat memberikan tekanan kepada dolar. Kondisi tersebut ikut mendorong minat terhadap emas dan Bitcoin sebagai aset alternatif.

Bitcoin sejak lama sering dipromosikan sebagai “digital gold”.

Narasi itu memang masih menjadi perdebatan karena volatilitas Bitcoin jauh lebih tinggi daripada emas.

Namun, ketika pasar mulai mempertanyakan kekuatan mata uang dan kondisi fiskal, Bitcoin sering kembali masuk dalam diskusi mengenai aset yang memiliki suplai terbatas.

Jumlah maksimum Bitcoin hanya mencapai 21 juta BTC.

Karakter tersebut menjadi salah satu alasan sebagian investor memandang Bitcoin berbeda dari mata uang yang suplainya dapat bertambah melalui kebijakan moneter.

Regulasi Kripto AS Ikut Menjadi Perhatian

Sentimen positif juga datang dari perkembangan regulasi.

Presiden AS Donald Trump kembali mendorong Kongres untuk menyelesaikan Clarity Act, rancangan undang-undang yang bertujuan memperjelas struktur regulasi aset digital di Amerika Serikat.

Salah satu persoalan besar industri kripto AS selama bertahun-tahun adalah ketidakjelasan mengenai apakah aset tertentu masuk kategori sekuritas atau komoditas.

Clarity Act berupaya memperjelas pembagian kewenangan antara Securities and Exchange Commission (SEC) dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Bagi industri kripto, kepastian regulasi dapat memiliki dampak besar.

Perusahaan akan lebih mudah menentukan aturan yang harus mereka ikuti, sementara investor institusional bisa mendapatkan kerangka hukum yang lebih jelas sebelum meningkatkan eksposur terhadap aset digital.

Namun, proses politiknya belum selesai.

Masih terdapat perdebatan di Kongres mengenai isi aturan tersebut, termasuk persoalan konflik kepentingan pejabat publik yang mempunyai hubungan dengan bisnis kripto.

Ethereum dan XRP Ikut Terbang

Bitcoin memang menjadi pusat perhatian, tetapi reli tidak terjadi sendirian.

Ketika Bitcoin berada di sekitar US$75.400, Ether diperdagangkan sekitar US$2.376 dan mencatat kenaikan sekitar 4,8 persen dalam 24 jam.

Dalam periode mingguan, Ether naik sekitar 25 persen.

XRP bergerak lebih agresif lagi dengan kenaikan mingguan sekitar 28 persen dan kenaikan harian dua digit.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa modal mulai menyebar ke aset kripto utama lainnya.

Fenomena semacam ini cukup umum ketika Bitcoin berhasil menembus resistance besar.

Investor yang sudah mendapatkan keuntungan dari Bitcoin terkadang mulai mencari peluang pada aset digital lain, sehingga likuiditas perlahan bergerak ke Ethereum, XRP, Solana, dan aset berkapitalisasi besar lainnya.

Saham Perusahaan Kripto Juga Menguat

Efek reli tidak hanya terlihat di pasar token.

Saham perusahaan yang memiliki hubungan erat dengan industri aset digital ikut bergerak naik.

Reuters melaporkan Coinbase naik sekitar 6,05 persen, sementara Strategy—perusahaan yang terkenal memiliki cadangan Bitcoin besar—menguat sekitar 4 persen.

Produsen mesin penambangan Bitcoin Canaan bahkan mencatat kenaikan sekitar 10 persen, sedangkan perusahaan stablecoin Circle naik sekitar 3,8 persen.

Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa sentimen terhadap kripto mulai merembet kembali ke pasar saham.

Investor tidak hanya membeli aset digital secara langsung. Mereka juga mencari perusahaan yang pendapatan atau valuasinya memiliki hubungan dengan aktivitas pasar kripto.

Apakah Reli Bitcoin Masih Bisa Berlanjut?

Bitcoin sekarang menghadapi pertanyaan yang selalu muncul setelah kenaikan besar: apakah ini awal tren baru atau hanya reli jangka pendek?

Ada beberapa alasan yang mendukung tren saat ini.

Arus dana ETF kembali meningkat, pasar berhasil melewati resistance yang bertahan beberapa pekan, dan tekanan short telah menciptakan momentum besar.

Namun, kenaikan yang terlalu cepat juga membawa risiko.

Bitcoin bergerak dari bawah US$64.000 menjadi lebih dari US$72.000 hanya dalam beberapa hari sebelum kemudian melewati US$75.000.

CoinDesk mengingatkan bahwa pergerakan secepat itu sering mengalami koreksi ketika momentum mulai kehilangan tenaga.

Karena itu, arus dana ETF menjadi salah satu indikator yang menarik untuk diamati berikutnya.

Jika investor institusi terus menambah dana, reli memiliki sumber permintaan yang lebih kuat.

Sebaliknya, jika aliran ETF tiba-tiba turun sementara aktivitas spekulatif melemah, harga dapat mengalami konsolidasi atau koreksi.

Bitcoin Tembus US$75.000, Pasar Masuk Fase Baru?

Pergerakan terbaru Bitcoin menunjukkan bagaimana pasar aset digital semakin terhubung dengan ekonomi global.

Reli tidak hanya muncul karena berita internal kripto.

Pasar obligasi AS, pergerakan dolar, kebijakan Treasury, regulasi pemerintah, ETF institusional, dan perdagangan derivatif kini memiliki pengaruh besar terhadap arah Bitcoin.

Kondisi ini menunjukkan bahwa aset digital semakin sulit dipisahkan dari sistem keuangan modern.

Bitcoin mungkin lahir sebagai alternatif terhadap sistem keuangan tradisional, tetapi pergerakan harganya sekarang sangat sensitif terhadap keputusan pemerintah, institusi keuangan, dan investor besar.

Tembusnya Bitcoin ke atas US$75.000 menjadi salah satu pergerakan pasar kripto paling menarik pada Agustus 2026.

Namun, volatilitas tetap menjadi karakter utama aset digital.

Harga yang mampu naik ribuan dolar dalam waktu singkat juga dapat bergerak ke arah sebaliknya dengan cepat. Karena itu, reli terbaru lebih tepat dibaca sebagai perkembangan pasar daripada jaminan bahwa harga akan terus naik.

Sekarang perhatian pasar beralih kepada satu pertanyaan: apakah permintaan institusional mampu mempertahankan momentum setelah short squeeze terbesar mereda?

Jawabannya akan menentukan apakah level US$75.000 menjadi sekadar persinggahan atau awal dari fase baru Bitcoin.

Prediksi Harga Bitcoin 2030: Apakah BTC Akan Menyentuh $500K atau $1M?
Iran Gunakan Bitcoin untuk Bayar Tol Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bitcoin Tembus $70.000, Apa yang Mendorong Harganya Naik Hari Ini?
Michael Saylor Hampir Miliki 800.000 BTC, Segini Harganya!
Bitcoin Tembus $74.500, Tapi Apakah Trader Profesional Sudah Mulai Bullish Kembali?
TAGGED:Aset DigitalBitcoinBlockchainBTCCryptocurrencyEkonomi DigitalETF Bitcoinfintech

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Bitcoin Tembus $70.000, Apa yang Mendorong Harganya Naik Hari Ini?
Next Article Pembiayaan Fintech UMKM Tembus Rp35,12 Triliun, Naik 23,25%

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Kartu Kredit Indonesia 2026, QRIS MDR 0% Diperluas
Pembiayaan Fintech UMKM Tembus Rp35,12 Triliun, Naik 23,25%
Bitcoin Menguat di Tengah Kabar Gencatan Senjata AS-Iran

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)

Partnership With

capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?