• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Purbaya: IHSG Masih Bisa To The Moon, Tembus 10.000 di 2026
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Purbaya: IHSG Masih Bisa To The Moon, Tembus 10.000 di 2026
Berita Pasar

Purbaya: IHSG Masih Bisa To The Moon, Tembus 10.000 di 2026

NiaDania
Last updated: March 17, 2026 8:30 am
NiaDania
Published: March 17, 2026
Share

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat sejak awal 2026. Pada penutupan perdagangan Senin (16 Maret 2026), IHSG anjlok 114,92 poin atau -1,61% ke level 7.022,29. Penurunan ini melanjutkan tren koreksi sejak awal tahun, di mana indeks sempat menyentuh level terendah di kisaran 6.900-an pada sesi pagi hari itu. Dalam sepekan terakhir, IHSG turun sekitar 4-5%, sementara dalam sebulan terakhir koreksi mencapai 15% lebih.

Contents
  • Tren Koreksi IHSG 2026: Mengapa Turun Sampai 7.022?
  • Optimisme Purbaya: Mengapa IHSG Masih Bisa Tembus 10.000?
  • Fundamental Ekonomi RI: Nomor 1 di G20, Apa Buktinya?
  • Defisit Fiskal Terkendali: Ruang Dorong Pertumbuhan Lebih Cepat
  • Tips Purbaya untuk Investor: Hindari Gorengan, Pilih Saham Fundamental Kuat
  • Kesimpulan

Tren Koreksi IHSG 2026: Mengapa Turun Sampai 7.022?

Koreksi ini dipengaruhi faktor global seperti ketegangan geopolitik, lonjakan harga minyak, dan sentimen risk-off di pasar emerging. Investor asing juga tercatat net sell signifikan di awal tahun, menambah tekanan jual. Meski begitu, pasar saham Indonesia tetap menunjukkan ketahanan relatif dibandingkan beberapa bursa tetangga.

Optimisme Purbaya: Mengapa IHSG Masih Bisa Tembus 10.000?

Di tengah suasana lesu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru tetap optimis. Ia meyakini IHSG berpotensi “to the moon” dan menembus level psikologis 10.000 pada akhir 2026. “To the moon tetep 10 ribu masih bisa karena memang ekonomi memang baik,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (16/3/2026).

Keyakinan ini didasarkan pada fondasi ekonomi nasional yang kuat. Purbaya menegaskan performa ekonomi Indonesia lebih unggul dibandingkan negara tetangga. “Ekonomi kita akan berbeda dengan negara-negara tetangga kita, kita udah nomor 1 di G20 lo masih ga percaya juga?” katanya tegas.

Fundamental Ekonomi RI: Nomor 1 di G20, Apa Buktinya?

Data mendukung pernyataan tersebut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV 2025 mencapai 5,39%, tertinggi di antara negara G20. Secara tahunan 2025, pertumbuhan mencapai 5,11%, menempatkan Indonesia di posisi teratas atau kedua di G20. Proyeksi IMF untuk 2026 menunjukkan pertumbuhan tetap solid di kisaran 5,1%, didorong permintaan domestik kuat, manufaktur tangguh, dan reformasi struktural.

Defisit Fiskal Terkendali: Ruang Dorong Pertumbuhan Lebih Cepat

Selain itu, defisit fiskal tetap terkendali. Pada Januari 2026, defisit APBN tercatat 0,21% dari PDB (setara Rp54,6 triliun), masih jauh di bawah batas aman 3% sesuai UU Keuangan Negara. Pemerintah menjaga ruang fiskal untuk mendorong pertumbuhan lebih cepat tanpa mengorbankan stabilitas. “Dengan modal yang sama dengan defisit yang terkendali kita bisa ciptakan pertumbuhan yang lebih cepat itu udah jago banget,” tambah Purbaya.

Tips Purbaya untuk Investor: Hindari Gorengan, Pilih Saham Fundamental Kuat

Di sisi lain, Purbaya mengingatkan investor untuk tetap selektif. Ia menyarankan fokus pada saham dengan fundamental kuat, bukan saham gorengan yang rentan spekulasi. “Iya pilih saham yang bagus buat serok-serok, fondasi ekonomi kita bagus. Kita sudah pernah ngalamin harga minyak tinggi berkali-kali seperti saya waktu di istana kemarin, knowledge-nya ga hilang masih ada di kepala jadi harusnya kita akan survive ya,” pesannya.

Pernyataan ini sejalan dengan proyeksi analis seperti BNI Sekuritas dan Mirae Asset Sekuritas di awal 2026, yang memprediksi IHSG bisa mencapai 9.000-10.000 sepanjang tahun, didukung sinkronisasi kebijakan fiskal-moneter dan kepercayaan investor terhadap fundamental RI.

Kesimpulan

Koreksi IHSG yang terjadi sejak awal 2026 memang terasa berat, dengan penutupan di level 7.022,29 pada 16 Maret 2026. Namun, di balik tekanan pasar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melihat peluang besar: IHSG masih berpotensi “to the moon” menembus 10.000 akhir tahun ini. Keyakinan ini bukan basa-basi—didukung fundamental ekonomi Indonesia yang tangguh, pertumbuhan tertinggi di G20 (5,11% tahunan 2025 dan proyeksi 5,1% di 2026), defisit fiskal terkendali di bawah 3%, serta daya tahan terhadap guncangan global seperti lonjakan harga minyak.

Bagi investor, pesan Purbaya jelas: jangan panik jual, tapi selektif akumulasi saham dengan fondasi kuat. Ekonomi RI sedang di jalur yang benar—resilien, kompetitif, dan punya ruang ekspansi. Level 10.000 bukan mimpi kosong, melainkan target realistis jika momentum positif berlanjut dan investor tetap percaya pada kekuatan domestik.

Perusahaan Ini Rumahkan 25 Persen Karyawan Gegara Lesunya Pasar Kripto
Saham-Saham Jagoan Danantara: BMRI, KRAS, GIAA – Siapa yang Paling Menguntungkan?
Saham Pengujian & Kemasan Chip: Pilihan Bernstein untuk AI 2026
Wall Street Ditutup Merah: Investor Khawatir Inflasi Naik Tajam
Ada Transaksi Jumbo di Balik Melesatnya IHSG Sesi I, Siapa Pemainnya?
TAGGED:Ekonomi IndonesiaIHSG tembus 10.000Investasi SahamPurbaya Yudhi SadewaSaham Indonesia

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Bitcoin Tembus $74.500, Tapi Apakah Trader Profesional Sudah Mulai Bullish Kembali?
Next Article Bitcoin Tahan Tekanan Geopolitik, Narasi Safe Haven Muncul Lagi Bitcoin Tahan Tekanan Geopolitik, Narasi Safe Haven Muncul Lagi

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?