• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: DEX Mengancam CEX: Hyperliquid Masuk 10 Besar, Apa Kabar Masa Depan Kripto?
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » DEX Mengancam CEX: Hyperliquid Masuk 10 Besar, Apa Kabar Masa Depan Kripto?
Berita Pasar

DEX Mengancam CEX: Hyperliquid Masuk 10 Besar, Apa Kabar Masa Depan Kripto?

NiaDania
Last updated: March 7, 2026 3:42 pm
NiaDania
Published: March 5, 2026
Share

Decentralized Exchange (DEX) terus memperluas pangsa pasar spot dan mendekati dominasi CEX.

Hyperliquid dan Uniswap jadi pemimpin dalam pertumbuhan DEX, khususnya pada pasar futures perpetual.

DEX kini mencatatkan 10% pangsa pasar dalam perpetual futures, menandakan semakin kuatnya likuiditas terdesentralisasi.

Sejak pertama kali muncul, Exchange Terpusat (CEX) telah menjadi pemain utama dalam dunia perdagangan aset kripto, dengan dominasi besar atas likuiditas dan volume perdagangan. CEX, seperti Binance, Coinbase, dan Kraken, telah membentuk fondasi pasar kripto global dengan menawarkan akses yang lebih mudah dan pengalaman pengguna yang lebih ramah, dengan likuiditas yang tinggi dan berbagai fitur untuk para trader. Mereka menjadi tempat utama bagi sebagian besar trader untuk melakukan transaksi, baik itu dalam spot trading maupun futures. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kita mulai melihat pergeseran yang signifikan yang berpotensi mengguncang dominasi tersebut.

Contents
  • DEX Menggandakan Pangsa Pasar Spot
  • Perpetual Futures: Pencapaian Luar Biasa untuk DEX
  • Token Listing: DEX vs CEX
  • Keamanan dan Risiko
  • Kesimpulan

Decentralized Exchange atau yang lebih di kenal dengan “DEX”, kini telah menggandakan pangsa pasar spot mereka dalam dua tahun terakhir, bahkan memperluas sayapnya ke pasar futures perpetual dengan pertumbuhan yang sangat pesat. Decentralized Exchange (DEX) yang dulu dianggap sebagai alternatif kecil kini mengalami perkembangan yang pesat, menggandakan pangsa pasar spot mereka dalam waktu dua tahun terakhir. DEX, yang beroperasi tanpa otoritas pusat dan memanfaatkan teknologi blockchain untuk melakukan transaksi langsung antar pengguna, mulai mendapatkan perhatian lebih besar. Ini tidak hanya berfokus pada perdagangan spot, tetapi juga merambah pasar futures perpetual dengan pertumbuhan yang luar biasa.

Menurut laporan terbaru CoinGecko, “CEX & DEX Trading Activity Report 2026”, meskipun CEX masih menguasai volume perdagangan terbesar—hampir mencapai US$80 triliun pada tahun 2025—adopsi DEX menunjukkan laju pertumbuhan yang luar biasa. DEX kini tidak lagi hanya menjadi alternatif bagi sebagian kecil trader, melainkan menjadi pesaing utama CEX di pasar kripto.

DEX Menggandakan Pangsa Pasar Spot

Sejak Januari 2024 hingga Januari 2026, pangsa pasar spot DEX mengalami lonjakan signifikan, dari hanya 6,9% menjadi 13,6%. Dalam hitungan angka, volume spot bulanan DEX naik lebih dari dua kali lipat, dari US$95,86 miliar menjadi US$231,29 miliar. Bahkan, pada Juni 2025, DEX sempat mencatatkan 24,5% dari total perdagangan spot.

Volume Bulanan CEX vs DEX | Sumber: CoinGecko Report
Volume Bulanan CEX vs DEX | Sumber: CoinGecko Report

Meskipun sempat terjadi lonjakan yang sementara, pangsa pasar DEX tetap stabil di atas angka 10% sejak awal 2025. Hal ini jelas menunjukkan bahwa permintaan terhadap eksekusi on-chain semakin stabil dan tidak lagi hanya menjadi fenomena sesaat.

Namun, CEX masih memegang kendali besar dalam hal likuiditas, dengan volume spot bulanan yang tetap di atas US$1 triliun sepanjang periode tersebut.

Perpetual Futures: Pencapaian Luar Biasa untuk DEX

Dalam pasar futures perpetual, DEX mencatatkan pertumbuhan mencengangkan, dengan volume yang meningkat 75% dalam dua tahun. Dari US$4,14 triliun pada Januari 2024, angka tersebut melonjak menjadi US$7,24 triliun pada Januari 2026. Sekarang, hampir 1 dari setiap 10 dolar yang diperdagangkan dalam crypto perpetual berasal dari DEX.

Keberhasilan terbesar datang dari platform Hyperliquid, yang menjadi satu-satunya DEX yang berhasil menembus 10 besar dalam kategori perpetual futures. Pada periode Agustus 2025 hingga Januari 2026, Hyperliquid mencatatkan volume perdagangan mencapai US$1,59 triliun, sejajar dengan CEX raksasa.

Peringkat Exchange Spot dan Perps | Sumber: CoinGecko Report
Peringkat Exchange Spot dan Perps | Sumber: CoinGecko Report

Di pasar spot, Uniswap dan PancakeSwap juga berhasil masuk dalam jajaran 10 besar exchange dengan total volume lebih dari US$0,5 triliun dalam 6 bulan terakhir. Beberapa tahun lalu, hal seperti ini mungkin tampak mustahil, tetapi sekarang menjadi kenyataan.

Token Listing: DEX vs CEX

Laporan ini juga menyoroti perbedaan signifikan dalam listing token. Platform CEX seperti MEXC dan Gate.io memimpin dalam hal jumlah listing dengan total lebih dari 1.200 token. Namun, angka ini hanyalah sebagian kecil dari total 24 juta lebih token yang terdaftar sepanjang periode tersebut.

Sementara itu, Uniswap berhasil mencatatkan lebih dari 13 juta token, berkat sifat permissionless yang dimiliki oleh DEX. Ini memperlihatkan perbedaan filosofi antara CEX yang menyaring kelangkaan dan DEX yang mendorong kelimpahan.

Keamanan dan Risiko

Namun, ada sisi gelap dari pertumbuhan pesat DEX. Platform kripto, baik CEX maupun DEX, menanggung kerugian yang cukup besar akibat peretasan. Selama lebih dari satu tahun, kerugian akibat peretasan mencapai lebih dari US$2,4 miliar. DEX, meskipun lebih kecil, tetap mengalami kerugian, dengan kasus terbesar mencapai US$223 juta, sebagian besar karena kerentanan pada smart contract dan manipulasi oracle.

Kesimpulan

Meskipun CEX masih memegang posisi dominan di pasar kripto, DEX semakin menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pesaing kecil. Dengan pangsa pasar di atas 10% dan munculnya platform on-chain yang berkualitas tinggi, likuiditas terdesentralisasi kini semakin nyata dan terukur. Era CEX mungkin tidak akan berakhir dalam waktu dekat, namun kehadiran DEX yang semakin kuat membuka peluang baru bagi masa depan pasar kripto.

Analisis Bitcoin Hari Ini: Harga BTC di $68.000, Apakah Ini Bounce atau Perangkap Whale
Hotel Fitra (FITT) Batalkan Akuisisi Saham Poseidon Shipping
Binance Dibanjiri USDT, Likuiditas Pasar Meningkat Tajam
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?
Harga Minyak Sawit (CPO) Melesat 8 Persen Pekan Ini
TAGGED:CEXCryptoDEXPasar Spot

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Bukan Sekadar Angka Digital: Membedah Revolusi Tokenisasi Aset Nyata di Pasar Indonesia.
Next Article BEI Hentikan Perdagangan Saham 3 emiten karena Lonjakan Harga Signifikan

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
Crypto Clarity Act Berpotensi Lolos, Senator Sepakati Isu Penting Stablecoin

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?