• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Eric Trump Kritik Keras Perbankan, Sebut Bank ‘Sandera’ Regulasi Stablecoin Yield
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Eric Trump Kritik Keras Perbankan, Sebut Bank ‘Sandera’ Regulasi Stablecoin Yield
Berita Pasar

Eric Trump Kritik Keras Perbankan, Sebut Bank ‘Sandera’ Regulasi Stablecoin Yield

Bianca
Last updated: March 6, 2026 8:16 am
Bianca
Published: March 6, 2026
Share

Eric Trump expands media profile for father during convention for crossover  appeal - College of Social Sciences and Humanities

Contents
  • Perbankan Dianggap Menjadi Penghambat
  • Konflik Mengenai ‘Stablecoin Yield’
  • World Liberty Financial di Tengah Pusaran
  • Kesimpulan

Image Source: google

AMERIKA SERIKAT – Ketegangan antara industri kripto dan sektor perbankan tradisional di Amerika Serikat semakin memanas. Eric Trump, putra Presiden Donald Trump dan pendiri World Liberty Financial (WLF), secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap perbankan yang dianggap menghalangi kemajuan aset digital.

Dalam pernyataan terbarunya, Eric Trump menggandakan pesan “anti-bank” yang sebelumnya disuarakan oleh ayahnya. Fokus utama dari kritiknya adalah upaya perbankan untuk melobi anggota senat agar melarang pembayaran imbal hasil (yield) pada stablecoin.

Perbankan Dianggap Menjadi Penghambat

Eric Trump menuduh bank-bank besar merasa terancam oleh potensi stablecoin. Stablecoin, yang dapat memberikan keuntungan langsung kepada penggunanya, dianggap sebagai ancaman bagi sistem perbankan tradisional. Eric Trump mengatakan bahwa pihak bank “mati-matian menargetkan” kripto karena khawatir akan eksodus simpanan nasabah dari bank tradisional ke ekosistem digital yang lebih menguntungkan.

“Bank tidak seharusnya mencoba merusak atau menyandera regulasi kripto. Mereka perlu membuat kesepakatan yang adil dengan industri kripto demi kepentingan terbaik rakyat Amerika,” ujar Eric Trump. Pernyataannya semakin mempertegas posisi keluarganya dalam mendukung industri kripto.

Konflik Mengenai ‘Stablecoin Yield’

Perselisihan ini terpusat pada GENIUS Act. Rancangan undang-undang ini sedang dibahas di Senat AS. Beberapa poin penting dalam perdebatan tersebut antara lain:

  • Pelarangan Imbal Hasil: Organisasi perbankan mendesak agar penerbit stablecoin dilarang memberikan bunga atau imbal hasil kepada pemegang aset. Mereka berpendapat bahwa hal ini bisa memicu risiko pelarian simpanan (deposit flight) dari bank.

  • Keuntungan Konsumen: Di sisi lain, Eric Trump dan para pemimpin industri kripto berargumen bahwa larangan tersebut hanya akan merugikan konsumen dan menghambat inovasi keuangan di Amerika Serikat.

  • Agenda Kripto Nasional: Presiden Donald Trump juga menambahkan bahwa jika regulasi ini terus dihambat oleh bank, maka pusat inovasi kripto berisiko pindah ke negara lain seperti China.

World Liberty Financial di Tengah Pusaran

Keluarga Trump melalui World Liberty Financial telah menjadi pemain kunci dalam mendorong adopsi stablecoin dan DeFi (Decentralized Finance). Baru-baru ini, perusahaan tersebut dikabarkan menarik investasi besar yang semakin memperkuat posisi mereka di pasar global.

Langkah Eric Trump ini dilihat oleh banyak analis sebagai upaya untuk memodernisasi sistem keuangan yang ia anggap “usang”. Sistem ini sering kali melakukan diskriminasi terhadap pihak-pihak tertentu melalui praktik de-banking.

Kesimpulan

Perang narasi antara keluarga Trump dan sistem perbankan tradisional menandai babak baru dalam evolusi kebijakan keuangan di Amerika. Apakah stablecoin akan diizinkan memberikan imbal hasil layaknya tabungan bank, atau justru akan dibatasi oleh regulasi ketat, masih menjadi tanda tanya besar. Hal ini tentu akan menjadi perhatian utama para investor kripto di seluruh dunia.

Divestasi Besar-Besaran: Hapsoro dan Nusantara Utama Investama Lepas Ratusan Juta Saham BUVA
IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.389, Sektor Energi Jadi Penekan Utama
Crypto Clarity Act Berpotensi Lolos, Senator Sepakati Isu Penting Stablecoin
Senat AS Menunda Legislatif Struktur Pasar Kripto Hingga April
Wow! Daftar Saham Paling Potensial per Maret 2026
TAGGED:Donald TrumpEric TrumpRegulasi KriptoStablecoin Yield

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Perang AS-Iran Guncang Pasar Saham! Ini 4 Saham Bluechip yang Wajib Masuk Radar Investor!
Next Article 9 Saham Investasi Danantara Saham-Saham Jagoan Danantara: BMRI, KRAS, GIAA – Siapa yang Paling Menguntungkan?

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?