• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Divestasi Besar-Besaran: Hapsoro dan Nusantara Utama Investama Lepas Ratusan Juta Saham BUVA
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Divestasi Besar-Besaran: Hapsoro dan Nusantara Utama Investama Lepas Ratusan Juta Saham BUVA
Berita Pasar

Divestasi Besar-Besaran: Hapsoro dan Nusantara Utama Investama Lepas Ratusan Juta Saham BUVA

KingArthur
Last updated: March 13, 2026 4:13 pm
KingArthur
Published: March 13, 2026
Share

Pada 11 Maret 2026, terjadi aksi divestasi besar-besaran terhadap saham emiten properti dan perhotelan yang berbasis di Bali, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Dua pemegang saham utama perusahaan tersebut, Hapsoro dan PT Nusantara Utama Investama, dilaporkan melakukan penjualan saham dalam jumlah signifikan, yang menyebabkan penurunan harga saham BUVA.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Maret 2026, Hapsoro melepaskan 17 juta saham BUVA dengan harga Rp1.600 per lembar saham. Dengan transaksi ini, nilai penjualan saham yang dilakukan Hapsoro mencapai sekitar Rp27,2 miliar. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Hapsoro di BUVA turun dari 60,84 juta saham (0,25%) menjadi 43,84 juta saham (0,18%). Meskipun jumlah saham yang dimilikinya berkurang, Hapsoro tetap tercatat sebagai pemegang saham pengendali dan menegaskan bahwa ia akan mempertahankan pengendalian terhadap perusahaan.

Di sisi lain, pada hari yang sama, PT Nusantara Utama Investama, pemegang saham lainnya, turut melakukan divestasi dengan melepaskan 139,25 juta saham BUVA dengan harga yang sama, yakni Rp1.600 per saham. Nilai transaksi dari penjualan saham ini mencapai sekitar Rp222,8 miliar. Setelah transaksi, kepemilikan PT Nusantara Utama Investama berkurang dari 15,17 miliar saham (61,64%) menjadi 15,03 miliar saham (61,07%).

Secara keseluruhan, total saham BUVA yang dilepas oleh kedua pemegang saham tersebut mencapai sekitar 156,25 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp250 miliar. Tindakan ini berkontribusi pada penurunan harga saham BUVA pada perdagangan 13 Maret 2026, yang tercatat turun sebesar 5,94 persen ke level Rp950 per lembar saham.

Divestasi ini menunjukkan pergeseran signifikan dalam struktur kepemilikan saham BUVA, namun meskipun ada penurunan saham, Hapsoro dan PT Nusantara Utama Investama masih mempertahankan pengendalian terhadap perusahaan tersebut. Pasar saham BUVA pun merespon dengan penurunan harga saham yang cukup tajam pada hari perdagangan berikutnya. Aksi ini menambah dinamika pasar properti dan perhotelan Bali yang terus berkembang dan menghadapi tantangan baru.

Analisis Bitcoin Hari Ini: Harga BTC di $68.000, Apakah Ini Bounce atau Perangkap Whale
AirAsia Masih ‘Berdarah’ Rp1,3 Triliun, Benarkah Kabar Buruk bagi Investor CMPP?
Penggunaan AI di Tempat Kerja Picu “AI Brain Fry”, Peneliti Ungkap Dampak Kelelahan Mental
Bitcoin Tembus $74.500, Tapi Apakah Trader Profesional Sudah Mulai Bullish Kembali?
Free Float 15% & 27 Klasifikasi Investor Mengubah Permainan
TAGGED:Bursa Efek IndonesiaDivestasiIHSG

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Analis Prediksi Harga XRP Bisa Terjun Bebas ke $0.80 di 2026
Next Article Whale Jual 130 Juta ADA, Harga Cardano Tertekan

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?