• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Bitcoin Tahan Tekanan Geopolitik, Narasi Safe Haven Muncul Lagi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Bitcoin Tahan Tekanan Geopolitik, Narasi Safe Haven Muncul Lagi
Aset Digital

Bitcoin Tahan Tekanan Geopolitik, Narasi Safe Haven Muncul Lagi

Laila
Last updated: March 17, 2026 2:45 pm
Laila
Published: March 17, 2026
Share
Bitcoin Tahan Tekanan Geopolitik, Narasi Safe Haven Muncul Lagi

Bitcoin tahan tekanan geopolitik narasi safe haven muncul lagi — Capitalindo – Pasar keuangan global saat ini berada di bawah tekanan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Namun di tengah kondisi tersebut, pasar kripto justru menunjukkan ketahanan yang cukup kuat.

Contents
  • However, saat ini, Bitcoin diperdagangkan
  • Nevertheless, baca Juga: Bitmine Borong
  • In fact, bahkan, produk milik
  • Consequently, di area tersebut terdapat

Furthermore, laporan terbaru dari perusahaan trading kripto Asia, yakni QCP Capital mengungkap bahwa likuiditas di pasar kripto justru meningkat. Bahkan ketika aset tradisional seperti saham dan emas mengalami tekanan.

Moreover, berdasarkan laporan dari QCP Market Colour. Aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masih mencatatkan kinerja positif dalam timeframe harian maupun mingguan.

However, saat ini, Bitcoin diperdagangkan

However, saat ini, Bitcoin diperdagangkan di atas US$ 73.500, sementara Ethereum berad di kisaran US$ 2.250.

Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan arah (decoupling) antara kripto dengan aset tradisional. Yang justru melemah akibat volatilitas harga minyak dan ketidakpastian geopolitik.

Additionally, menariknya, fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Pada awal konflik Rusia-Ukraina tahun 2022, Bitcoin juga sempat bergerak naik dari sekitar US$ 35.000 ke US$ 48.000 dalam waktu singkat. Sebelum akhirnya terganggu oleh krisis internal seperti runtuhnya Terra-Luna dan FTX.

In addition, kali ini, para analis menilai kondisi pasar kripto sudah lebih matang, sehingga potensi gangguan sistemik lebih kecil dibanding sebelumnya.

Nevertheless, baca Juga: Bitmine Borong

Nevertheless, baca Juga: Bitmine Borong Ribuan Ethereum Meski Tahu Sahamnya Merugi, Apa Pertimbangannya?

Likuiditas Stablecoin dan Institusi Meningkat

Therefore, di tengah ketidakpastian global, banyak pengguna mulai beralih ke aset kripto untuk mendapatkan likuiditas lintas negara yang lebih fleksibel. Hal ini tercermin dari meningkatnya suplai USD Coin (USDC) yang kini mencapai US$ 81,1 miliar, level tertinggi sepanjang sejarah.

As a result, peningkatan suplai stablecoin umumnya menjadi sinyal bahwa likuiditas baru sedang masuk ke pasar kripto. Selain itu, arus dana institusional juga terus menguat. Produk ETF Bitcoin spot tercatat mengalami lima hari berturut-turut arus masuk dana (inflows).

In fact, bahkan, produk milik

In fact, bahkan, produk milik BlackRock mencatat tiga minggu berturut-turut inflow dengan total mencapai US$ 1,75 miliar.

Di sisi lain, perusahaan treasury Bitcoin seperti milik Michael Saylor juga terus menambah kepemilikan BTC mereka. Tanpa terpengaruh kondisi pasar jangka pendek.

Level Kunci Bitcoin

Meanwhile, meski menunjukkan kekuatan, Bitcoin masih menghadapi teknikal di sekitar level US$ 74.500.

Consequently, di area tersebut terdapat

Consequently, di area tersebut terdapat cluster likuidasi posisi short yang cukup besar, yang bisa memicu pergerakan harga signifikan jika tersentuh.

On the other hand, dengan kontrak opsi yang mendekati jatuh tempo di akhir bulan. Pasar kini menunggu apakah Bitcoin akan melanjutkan reli atau justru koreksi jangka pendek.

Whale Jual 130 Juta ADA, Harga Cardano Tertekan
Saham-Saham Jagoan Danantara: BMRI, KRAS, GIAA – Siapa yang Paling Menguntungkan?
Crypto Clarity Act Berpotensi Lolos, Senator Sepakati Isu Penting Stablecoin
Penipu Kripto Manfaatkan Konflik Iran untuk Curi Bitcoin
Bukan Sekadar Angka Digital: Membedah Revolusi Tokenisasi Aset Nyata di Pasar Indonesia.
TAGGED:BitcoinGeopolitikTahanTekanan

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Purbaya: IHSG Masih Bisa To The Moon, Tembus 10.000 di 2026
Next Article Ada Transaksi Jumbo di Balik Melesatnya IHSG Sesi I, Siapa Pemainnya?

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?