Pasar kripto kembali mendapat tekanan setelah kelompok investor awal Bitcoin (sering disebut “OG”) dilaporkan menjual aset dalam jumlah besar menyusul sikap hawkish dari bank sentral Amerika Serikat.
Data terbaru menunjukkan bahwa para pemegang lama telah melepas lebih dari 1.650 BTC dengan nilai sekitar $117 juta. Aksi jual ini terjadi setelah pernyataan terbaru dari Federal Reserve yang mengindikasikan hanya akan ada satu kali pemangkasan suku bunga tahun ini.
Tekanan dari Kebijakan The Fed
Nada hawkish dari The Fed menjadi pemicu utama perubahan sentimen pasar. Ekspektasi investor terhadap pelonggaran kebijakan moneter mulai memudar, yang berdampak langsung pada aset berisiko seperti kripto.
Ketika suku bunga diperkirakan tetap tinggi lebih lama, investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset volatil seperti Bitcoin dan beralih ke instrumen yang lebih aman.
Aksi Jual oleh “Bitcoin OG”
Kelompok “Bitcoin OG” dikenal sebagai investor awal yang memiliki jumlah BTC besar. Pergerakan mereka sering menjadi indikator penting bagi arah pasar.
Penjualan besar-besaran ini menandakan:
-
Potensi distribusi aset oleh holder lama
-
Kekhawatiran terhadap kondisi makro ekonomi
-
Pengambilan profit setelah reli sebelumnya
Dengan jumlah lebih dari $100 juta, aksi ini cukup signifikan untuk memengaruhi likuiditas pasar dalam jangka pendek.
Dampak ke Harga Bitcoin
Sentimen negatif dari kebijakan The Fed ditambah aksi jual whale memperkuat tekanan terhadap harga Bitcoin.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa:
-
Faktor makro masih sangat memengaruhi kripto
-
Reli sebelumnya mulai kehilangan momentum
-
Pasar menjadi lebih sensitif terhadap kebijakan moneter global
Prospek ke Depan
Jika ekspektasi pemangkasan suku bunga terus melemah, pasar kripto kemungkinan akan tetap volatile dalam beberapa waktu ke depan.
Namun, sebagian analis melihat kondisi ini sebagai fase konsolidasi sebelum pergerakan besar berikutnya.


