• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Bitcoin ETF Catat Inflow Rp2,6 Triliun, Altcoin Malah Berdarah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Bitcoin ETF Catat Inflow Rp2,6 Triliun, Altcoin Malah Berdarah
Aset DigitalBerita Pasar

Bitcoin ETF Catat Inflow Rp2,6 Triliun, Altcoin Malah Berdarah

KingArthur
Last updated: March 10, 2026 5:09 pm
KingArthur
Published: March 10, 2026
Share

Bitcoin exchange-traded funds (ETFs) kembali mencatat arus dana masuk yang kuat, sementara dana investasi berbasis altcoin justru mengalami arus keluar. Data terbaru menunjukkan investor institusional masih lebih memilih eksposur terhadap Bitcoin dibandingkan dengan vaset kripto lainnya.

Contents
  • Bitcoin ETF menarik $167 juta dana masuk
  • Harga Bitcoin sempat turun
  • Investor ETF sebagian besar tetap bertahan
  • Goldman Sachs mengurangi eksposur Bitcoin ETF
  • Dana altcoin mengalami arus keluar
  • Bitcoin tetap dominan di pasar kripto

Bitcoin ETF menarik $167 juta dana masuk

Menurut data dari SoSoValue, ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat net inflows sekitar $166,6 juta dalam satu hari perdagangan. Arus masuk ini membantu menyeimbangkan kerugian yang terjadi pada minggu sebelumnya ketika investor menarik dana besar dari produk ETF Bitcoin.

Secara total, ETF Bitcoin berhasil mengumpulkan sekitar $311,6 juta inflows selama minggu tersebut, menandakan minat investor yang kembali meningkat meskipun harga Bitcoin sempat mengalami tekanan.

Sebelumnya, ETF Bitcoin mengalami tiga minggu berturut-turut arus keluar, dengan total dana keluar mencapai lebih dari $3 miliar.

Harga Bitcoin sempat turun

Momentum inflow ini terjadi meskipun harga Bitcoin sempat turun sekitar 13% dalam satu minggu, bahkan sempat jatuh di bawah level $68.000 menurut data pasar kripto.

Para analis menyebut bahwa arus dana yang kembali masuk menunjukkan sentimen investor jangka panjang masih kuat, meskipun volatilitas pasar kripto meningkat.

Investor ETF sebagian besar tetap bertahan

Analis ETF dari Bloomberg, Eric Balchunas, mengatakan sebagian besar investor ETF Bitcoin masih memilih untuk menahan investasinya.

Ia memperkirakan hanya sekitar 6% dari total aset ETF Bitcoin yang keluar selama penurunan harga terbaru.

Balchunas juga menambahkan bahwa ETF terbesar, BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT), memang mengalami penurunan aset dari puncaknya yang hampir $100 miliar menjadi sekitar $60 miliar, tetapi angka tersebut masih sangat besar untuk sebuah ETF kripto.

Goldman Sachs mengurangi eksposur Bitcoin ETF

Dalam pengajuan dokumen ke U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Goldman Sachs mengungkapkan bahwa mereka mengurangi kepemilikan pada beberapa ETF Bitcoin pada kuartal keempat 2025.

Misalnya, bank tersebut memangkas kepemilikan di BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) dari sekitar 34 juta saham menjadi 20,7 juta saham, dengan nilai sekitar $1 miliar.

Selain itu, Goldman Sachs juga mengurangi posisi di beberapa produk ETF kripto lain seperti:

  • Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC)

  • Bitcoin Depot

  • ETF berbasis Ether

Namun menariknya, Goldman juga membuka posisi baru di ETF berbasis XRP dan Solana, yang menunjukkan strategi diversifikasi mereka dalam sektor kripto.

Dana altcoin mengalami arus keluar

Sementara Bitcoin ETF menarik minat investor, produk investasi altcoin justru mengalami tekanan.

Beberapa ETF altcoin mencatat inflow yang relatif kecil dibanding Bitcoin, seperti:

  • ETF Ether: sekitar $14 juta inflow

  • ETF Solana: sekitar $8,4 juta

  • ETF XRP: sekitar $3,3 juta

Namun secara keseluruhan, aliran dana menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi aset kripto utama yang dipilih investor institusional.

Bitcoin tetap dominan di pasar kripto

Tren terbaru menunjukkan bahwa saat pasar kripto mengalami ketidakpastian, investor cenderung memindahkan dana ke Bitcoin dibanding altcoin.

Hal ini memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset kripto utama dan sering dianggap sebagai “safe haven” dalam ekosistem kripto.

Takut Jebol? 5 Cold Wallet Kripto Teraman untuk Simpan Asset Crypto Kamu!
Pendapatan Melesat 64 Persen, RMKO Boncos Rp49,39 Miliar
Pendiri Binance Kini Lebih Kaya dari Bill Gates, Benarkah?
Sinyal Perang Trump yang Membingungkan: Harga Minyak Anjlok, Kripto Justru Menghijau
IHSG Berjoget di Tengah Ledakan: Perang, Minyak, dan Badai Bursa
TAGGED:Arus Dana KriptoBitcoinBitcoin Inflow

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Hotel Fitra (FITT) Batalkan Akuisisi Saham Poseidon Shipping
Next Article Pendapatan Melesat 64 Persen, RMKO Boncos Rp49,39 Miliar

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?