• Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Reading: Bitcoin Tembus $74.500, Tapi Apakah Trader Profesional Sudah Mulai Bullish Kembali?
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Home
  • Contact
Search
  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Bitcoin Tembus $74.500, Tapi Apakah Trader Profesional Sudah Mulai Bullish Kembali?
Berita Pasar

Bitcoin Tembus $74.500, Tapi Apakah Trader Profesional Sudah Mulai Bullish Kembali?

Bianca
Last updated: March 17, 2026 3:06 pm
Bianca
Published: March 17, 2026
Share

Bitcoin Kembali ke Level $74.000: Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

Bitcoin (BTC) berhasil menembus angka $74.000 pada hari Senin. Kenaikan ini terjadi seiring penguatan Indeks Nasdaq. Para investor juga sedang menantikan keynote dari CEO Nvidia, Jensen Huang, di ajang konferensi AI global terbesar tahun ini — Nvidia GTC 2026.

Contents
  • Konteks: Bitcoin Tertinggal Jauh dari Emas
  • Sinyal Waspada #1: Futures Basis Rate Masih Lesu
  • Sinyal Waspada #2: Options Delta Skew di Zona Ketakutan
  • Sinyal Campuran: Premi Stablecoin di Asia Tetap Seimbang
  • Ancaman Makro: Konflik Iran dan Krisis Energi Global
  • Satu Kabar Baik: Institusi Masih Terus Membeli
  • Kesimpulan: Kenaikan Nyata, Kepercayaan Belum Pulih

Selain itu, beberapa faktor turut mendorong sentimen positif. Pertama, harga minyak mengalami penurunan. Kedua, sektor manufaktur AS mencatat pertumbuhan yang solid. Keduanya memperkuat minat terhadap aset-aset berisiko (risk-on assets).

Kenaikan ini membawa Bitcoin ke level tertinggi dalam 40 hari terakhir. Namun di balik lonjakan harga tersebut, data derivatif memberikan gambaran yang lebih hati-hati. Para trader profesional tampaknya belum sepenuhnya terkesan dengan reli ini.

Konteks: Bitcoin Tertinggal Jauh dari Emas

Dalam enam bulan terakhir, Bitcoin tercatat turun 31%. Sementara itu, emas justru naik 18% dan Indeks Nasdaq 100 cenderung stagnan. Ketidakseimbangan ini menciptakan rasa tidak nyaman di kalangan trader, terutama mereka yang mengelola portofolio besar.

Sinyal Waspada #1: Futures Basis Rate Masih Lesu

Salah satu indikator paling diandalkan untuk mengukur sentimen trader profesional adalah futures basis rate. Indikator ini mengukur selisih antara harga kontrak berjangka Bitcoin dan harga spot-nya. Dalam kondisi pasar yang sehat dan bullish, angkanya biasanya berada di kisaran 4% hingga 8% per tahun.

Namun pada hari Senin, Bitcoin monthly futures premium hanya menyentuh angka 2%. Angka ini jauh di bawah batas bawah kisaran netral. Lebih mengkhawatirkan lagi, kondisi lesu ini sudah berlangsung selama 30 hari berturut-turut.

Mengapa ini penting? Ketika futures premium rendah, pasar tidak mau membayar premi untuk eksposur Bitcoin di masa depan. Ini adalah tanda skeptisisme yang kuat. Beberapa faktor dipandang berkontribusi, antara lain:

  • Ketiadaan garis waktu yang jelas untuk Cadangan Bitcoin Strategis AS.
  • Likuidasi massal senilai $19 miliar pada 10 Oktober 2025 yang menyapu posisi long.
  • Kekhawatiran terkait kerentanan komputasi kuantum terhadap keamanan Bitcoin.
  • Melemahnya pasar tenaga kerja AS yang menekan selera risiko secara keseluruhan.

    Grafik: Bitcoin Options Delta Skew 30-Hari (Put-Call) di Deribit. Level 13% menunjukkan ketakutan persisten selama 5 minggu terakhir. Sumber: Laevitas.ch
    Grafik: Bitcoin Options Delta Skew 30-Hari (Put-Call) di Deribit. Level 13% menunjukkan ketakutan persisten selama 5 minggu terakhir. Sumber: Laevitas.ch

Sinyal Waspada #2: Options Delta Skew di Zona Ketakutan

Indikator kedua yang menjadi sorotan adalah Bitcoin options delta skew di bursa Deribit. Delta skew mengukur perbedaan harga antara opsi put (hak jual) dan call (hak beli).

Ketika para whale dan market maker menghindari risiko penurunan, opsi put diperdagangkan dengan premi 6% atau lebih di atas opsi call. Kondisi ini menandakan ketakutan yang nyata di kalangan pelaku pasar besar.

Pada hari Senin, delta skew berada di angka 13% — jauh di atas ambang batas 6%. Yang lebih mengkhawatirkan, kondisi ini sudah berlangsung selama lima minggu berturut-turut. Bahkan reli ke $74.500 pun tidak mampu menggeser sentimen para trader opsi.

Sinyal Campuran: Premi Stablecoin di Asia Tetap Seimbang

Satu indikator memberikan gambaran yang lebih seimbang. Premi stablecoin USD terhadap kurs resmi dolar AS-yuan di pasar OKX berada di angka 0,5%. Ini menunjukkan aliran masuk dan keluar yang relatif seimbang di kawasan Asia.

Sebagai konteks, permintaan Bitcoin yang tinggi biasanya mendorong indikator ini di atas threshold netral 1,5%. Sebaliknya, periode stres pasar biasanya ditandai dengan diskon. Dengan demikian, angka 0,5% saat ini berada di area tengah — tidak ada kepanikan, tetapi juga tidak ada euforia.

Ancaman Makro: Konflik Iran dan Krisis Energi Global

Di luar dinamika pasar kripto, investor juga memantau perkembangan konflik di Iran. Harga minyak WTI bertahan di kisaran $95 per barel setelah AS melancarkan serangan terhadap aset militer Iran. Selain itu, serangan drone dilaporkan menghentikan pemuatan minyak di pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab.

Yang paling mengkhawatirkan para analis adalah kondisi Selat Hormuz. Jalur pelayaran terpenting untuk perdagangan minyak ini dilaporkan “pada dasarnya tertutup.” Akibatnya, para analis mulai memikirkan risiko terjadinya guncangan energi global yang berkepanjangan.

Sebagai respons, investor mulai berlari ke aset aman. Imbal hasil US Treasury 5-tahun turun ke 3,82% dari puncak 3,87% pada Kamis. Ini adalah sinyal klasik bahwa permintaan obligasi pemerintah AS meningkat di tengah ketidakpastian.

Satu Kabar Baik: Institusi Masih Terus Membeli

Di tengah semua kekhawatiran tersebut, ada satu sinyal positif yang patut dicatat. Strategy — perusahaan paling agresif dalam akumulasi Bitcoin — membeli 22.337 BTC hanya dalam satu minggu terakhir. Angka yang sangat besar untuk satu perusahaan dalam waktu sesingkat itu.

Di sisi ETF, spot Bitcoin ETF yang terdaftar di bursa AS mencatat net inflow sebesar 11.117 BTC. Ini menunjukkan bahwa produk investasi berbasis Bitcoin terus menarik minat investor, baik ritel maupun institusional.

Infografis: Peta Sentimen Pasar Bitcoin $74.000 17 Maret 2026 — ringkasan visual seluruh indikator kunci yang dibahas dalam artikel ini.
Infografis: Peta Sentimen Pasar Bitcoin 17 Maret 2026 — ringkasan visual seluruh indikator kunci yang dibahas dalam artikel ini.

Meskipun demikian, nafsu makan institusional yang kuat belum cukup untuk mengubah sentimen pasar derivatif secara keseluruhan. Ketidakpercayaan yang tercermin dari futures basis rate dan delta skew tetap menjadi bukti kuat bahwa sentimen bear market belum berakhir.

Kesimpulan: Kenaikan Nyata, Kepercayaan Belum Pulih

Bitcoin menembus $74.500 adalah berita baik — tidak ada yang bisa menyangkal itu. Namun para trader profesional tampaknya belum mengubah pandangan mereka secara fundamental. Futures basis rate di 2%, delta skew di 13%, dan stablecoin premium yang stagnan semuanya mengirimkan pesan yang sama: reli ini belum mendapat konfirmasi dari smart money.

Katalis positif memang ada. Konferensi Nvidia GTC 2026 bisa mendorong sentimen teknologi. Selain itu, pembelian agresif dari Strategy dan aliran masuk ke ETF menjadi tanda minat yang nyata. Namun risiko makro juga tidak bisa diabaikan: konflik Iran mengancam pasokan energi global, ketidakpastian regulasi Bitcoin di AS masih membayangi, dan tekanan pada pasar tenaga kerja terus berlanjut.

Oleh karena itu, pesan yang jelas bagi para investor adalah: bersikap waspada. Kenaikan harga saja tidak cukup. Untuk benar-benar kembali ke fase bull, pasar Bitcoin membutuhkan perubahan sentimen yang nyata — dan data hari ini menunjukkan bahwa kita belum sampai ke sana.

Senat AS Menunda Legislatif Struktur Pasar Kripto Hingga April
Hotel Fitra (FITT) Batalkan Akuisisi Saham Poseidon Shipping
AirAsia Masih ‘Berdarah’ Rp1,3 Triliun, Benarkah Kabar Buruk bagi Investor CMPP?
Wow! Daftar Saham Paling Potensial per Maret 2026
Penggunaan AI di Tempat Kerja Picu “AI Brain Fry”, Peneliti Ungkap Dampak Kelelahan Mental
TAGGED:BlockchainCrypto NewsDesentralisasiEdukasi Kripto.EthereumNode EthereumTeknologi BlockchainVitalik Buterin

Sign Up For Daily Newsletter

Be keep up! Get the latest breaking news delivered straight to your inbox.
By signing up, you agree to our Terms of Use and acknowledge the data practices in our Privacy Policy. You may unsubscribe at any time.
Share This Article
Facebook Email Copy Link Print
Previous Article Blockfills Ajukan Kebangkrutan: Krisis Likuiditas di Chicago
Next Article Purbaya: IHSG Masih Bisa To The Moon, Tembus 10.000 di 2026

Follow US

Find US on Socials
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
Subscribe to our newsletter

Get Newest Articles Instantly!

Popular News
Top 5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 di Indonesia
Bukan Panik! Ini 3 Hal yang Dilakukan Whale Bitcoin Saat Pasar Kembali Melemah
BSDE Diserbu! Pengendali Guyur Dana Rp 9,36 Miliar, Sinyal Rebound?

Follow Capitalindo.id Us on Socials

Informasi pasar, aset digital, dan dinamika ekonomi modern

Twitter Youtube Telegram Linkedin

Media informasi pasar yang menyajikan berita, data, dan insight seputar aset digital dan ekonomi modern tanpa ajakan investasi.

  • Aset Digital
  • Berita Pasar
  • Data & Insight
  • Ekonomi Modern
  • Teknologi Finansial (Fintech)
capitalindo.id
Copyright © 2026 capitalindo.id, All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?