Pasar altcoin kembali menarik perhatian setelah muncul analisis terbaru yang menyebut pola saat ini mirip dengan siklus 2017.
Analis kripto Javon Marks menilai struktur harga altcoin menunjukkan fase konsolidasi yang berpotensi diikuti lonjakan besar.
Jika pola ini berlanjut, altseason besar bisa kembali terjadi.
Pola 2017 Mulai Terlihat di 2026
Sumber: x.com/@JavonTM1
Javon Marks melalui X membandingkan grafik altcoin saat ini dengan periode 2016 – 2017. Hasilnya menunjukkan kemiripan pada fase konsolidasi panjang yang biasanya menjadi awal breakout besar.
Pada siklus 2017, fase ini terjadi sebelum altcoin mengalami kenaikan signifikan secara bersamaan.
Marks menyebut pasar saat ini sedang berada di fase yang “siap untuk kemungkinan altseason seperti 2016–2017”.
Namun, ia juga menekankan bahwa pola historis tidak selalu terulang secara pasti.
Baca juga: Bitcoin Saat Perang: 5 Alasan Mengapa Kripto Tetap Kuat
Sinyal Awal: Volume dan Pergerakan Harga
Salah satu indikator utama yang disorot adalah kombinasi volume dan pergerakan harga.
Altcoin mulai menunjukkan pola pergerakan yang serupa, yaitu stagnasi harga diikuti lonjakan tajam.
Fenomena ini biasanya terjadi ketika akumulasi selesai dan pasar mulai bergerak naik. Menariknya, pergerakan ini tidak hanya terjadi pada satu aset.
Beberapa altcoin, baik berkapitalisasi besar maupun kecil, mulai menunjukkan momentum yang searah. Kondisi ini sering menjadi ciri awal dari fase altseason.
Peluang dan Risiko di Tengah Ketidakpastian
Meski terlihat menjanjikan, skenario altseason tetap bergantung pada beberapa faktor. Partisipasi pasar dan adopsi menjadi kunci utama.
Tanpa aliran dana baru, momentum sulit bertahan dalam jangka panjang. Selain itu, kondisi makro juga berpengaruh.
Ketidakpastian global bisa menahan laju kenaikan, bahkan memicu koreksi sebelum breakout terjadi.
Karena itu, analis menyarankan untuk tidak hanya melihat pola, tetapi juga memperhatikan sentimen pasar secara keseluruhan.
Kesimpulan
Kemiripan pola antara altcoin 2026 dan siklus 2017 membuka peluang terjadinya altseason besar.
Namun, ini bukan jaminan, melainkan sinyal awal yang perlu dikonfirmasi oleh volume, adopsi, dan kondisi pasar. Bagi pelaku pasar, fase seperti ini sering menjadi titik krusial antara akumulasi dan ekspansi.
Artinya, peluang memang terbuka, tetapi tetap perlu diimbangi dengan pemahaman risiko dan disiplin dalam membaca arah pasar.
FAQ
1. Apa itu altseason dalam kripto?
Altseason adalah periode ketika altcoin mengalami kenaikan harga signifikan, sering kali lebih tinggi dibanding Bitcoin.
2. Kenapa altcoin 2026 disebut mirip 2017?
Karena pola grafik menunjukkan fase konsolidasi yang serupa sebelum lonjakan besar terjadi.
3. Apakah altseason pasti terjadi di 2026?
Tidak pasti, karena pasar dipengaruhi banyak faktor seperti likuiditas dan sentimen global.
4. Apa indikator awal altseason?
Biasanya terlihat dari peningkatan volume dan pergerakan harga yang mulai naik secara bersamaan di banyak altcoin.
5. Apa risiko jika masuk saat awal altseason?
Risiko utamanya adalah false breakout atau kenaikan yang tidak berlanjut jika kondisi pasar tidak mendukung.


